Tidak akan pernah pudar

Kalau pernah dengar sebuah pernyataan tentang orangtua yang seperti ini:

Jika seorang ibu melihat anaknya jatuh ke sumur, pasti tidak akan ia memikir dua kali untuk turun menolong anaknya tersebut. Tapi jika seorang anak yang melihat ibunya jatuh ke dalam sumur, berpikir berapa kali pun belum tentu ia akan turun menolong ibunya.

Pernyataan ini bisa jadi benar dan benar-benar saya rasakan tentang pengorbanan orangtua saya. Bahkan sampai sekarang saya ingin menjadi orangtua pun saya tetap merasakan itu. Tidak akan pernah pudar. Semakin kita ingin menjadi orangtua, semakin kita membutuhkan orangtua kita.

Sampai kehamilan jalan 4 bulan ini, baru kemarin saya menginap di rumah orangtua di Depok. Ya Allah, betapa saya merasakan sungguh kasih sayang mereka. Lebih…semakin saya tumbuh …kasih sayang mereka pun turut semakin besar saya rasakan. Aba dan Mama saya bergantian untuk memijat saya, karena memang saya masih merasakan mabuk karena ngidam. Bahkan ketika saya terbangun jam 3 malam karena merasa lapar. Keduanya pun ikut bangun, menemani saya makan, mengambilkan saya minum. Ya Allah… mungkin apa yang mereka rasakan saat ini, akan saya rasakan sesaat lagi, ketika saya menjadi ibu.

Pagi ini selesai sholat Idul Adha, saya harus kembali ke Tebet, ke rumah. Saya juga harus kembali bekerja. Ya Allah sungguh rasanya baru kali ini saya merasakan begitu berat meninggalkan rumah orangtua saya. Benar-benar saya sangat membutuhkan mereka.

Jagalah mereka ya Allah, orangtua kami, anak, suami, dan saudara kami …. Amiin ….

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s